Melihat demand yang tinggi dari situs pencarian, bikin gue mengorek-ngorek kembali kenangan 3 tahun lalu pas ikut tes CPNS untuk tahun 2018. Jadi gue ikut yang 2017 dong tesnya yah.

Kalau dibandingkan dengan sekarang, rasanya masih sama saja urutan tesnya, setelah TKD (Tes Kemampuan Dasar) kemudian dilanjutkan SKB dan EBA. Nah, flashbacknya di sini kalian bisa membaca ceita gue sebelumnya : http://khusumaari.com/2018/12/08/seleksi-kemampuan-bidang-yang-gak-bisa-di-tebak-cerita-cpns-part-4/

Berhubung gue gak ada tes SKB (diganti dengan interview) lebih deg-degan dooong pastinya karena face to face dan sangat intimate sekali, sampai gue melupakan tes satunya yaitu tes EBA. Jangan dicontoh yah, sebenarnya adalah kalian menjajaki jenis soal EBA ini.

Nah, EBA atau Executive Brain Assesment ini identifikasi potensi otak individu yang mendasari kapasitas sumber daya manusia dan kepemimpinan seseorang dalam aktivitasnya di organisasi.

Organisasi ini dulu gue ngiranya kayak perkumpulan apa gitu yah, ternyata segala bentuk institusi struktural itu adalah organisasi, namanya. Jadi dari sini bisa dilihat bagaimana cara kita sebagai manusia berinteraksi dalam suatu komunitas organisasi.

Karena sifat-sifat dasar ini wajib dimiliki.

Nah kebayangkan, kira-kira kalau dah jadi ASN, gue agak bersikap seperti apa yah, kalau ada masalah gue baikknya seperti apa yah. Mirip-mirip kayak pelajaran PPKN kita dulu gitu sih, apa kalau sekarang mungkin budi pekerti.

Indikatornya apa?

Kagaaak taaau gue asli, gak ada jawaban pasti soal ini karena menurut gue Tes EBA sangat purely melihat kepribadian kita , dan rasanya jawabannya itu gak ada benar atau salah, lebih ke sesuai apa tidak dengan jabatan atau tangungjawab yang nantinya lo pegang apabila menjadi seorang ASN.

Misalnya, mau jadi perawat kira kira EBA seperti apa yang ditonjolkan, bisa rasa empati, tanggungjawab, gotong royong gitu-gitu yang di cari.

Misalnya kalau profesi lain apa kira-kira yang match, dilihat dari kecenderungannya. Harusnya sih lo dengan background yang lo punya dan posisi yang dilamar basicnya sih punyaa.

Terus gue harus mempersiapkan apa dong?

Yah gak ada hahaha

ini kayak semacam bakat naluriah dan bakat yang diasah gitu loh. Kalau lo terbiasa dengan kegiatan yang menurut lo seperti apa yang ditanyakan dalam soal, yaudah itu aja lo pilih, jangan mengadi-ngadi pengen kelihatan WAW sekali dan sangat fake sekali. Itu tidak baik.

Menurut mereka sih EBA ini melihat kemampuan kita sebagai Sumber Daya Manusia nya institusi nantinya supaya dapat aktif kontributif dalam menjalankan tupoksinya. Hebat yah pemerintah, pemikirannya jauh banget.

Bahkan menurut gue malah merujuk pada nilai-nilai ANEKA ASN (akuntabilitas; nasionalisme; etika publik; komitmen mutu dan anti korupsi ) ini sih jadinya agak nyambung ke sini pas nanti ikut Latihan Dasar Kepemimpinan (latsar) atau Prajabatan setelah keterima jadi ASN (uhh pasti membayangkan jadi ASN enaaaak bangeeeeet).

Kalau gue waktu itu karena pikiran rada ngeblank karena sesi interview, akhirnya gue nothing to lose aja. yang terjadi terjadilaah hahaha. Tapi tetep gue kerjakan dengan baik dan terisi penuh semua jawabannya.

Jenis soalnya kayak gini nih:

  • Membangun kekompakan dalam tim sangat penting bagi saya untuk menyelesaikan masalah : sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju, sangat tidak setuju,

Sejenis itulah, nah kan kalau kayak gini kita gak bisa ukur salah dan benar, jadi sesuaikan mana yang menurut lo bener dan mana yang menurut lo sesuai.

Oh iya, soalnya berulang jadi musti hati-hati karena yang dilihat (sepertinya) konsistensi jawaban dari awal hingga akhir. Bahkan soalnya mirip mirip satu sama lain, jadi hati hati kepletot di jawaban soal yang berbeda.

Dulu ngerjainnya manual sih, dikasih paper bulet-buletan itu dan lembaran soal. Bertahan aja, fokus, pikirin sebentar lagi jadi ASN maka akan muncul semangat baru untuk membabat soal-soal itu.

Kalau rasanya dah capek banget dengan SKB, pas mau ujian EBA pikirin aja yang seneng-seneng setelah lewat ujian dan orang-orang yang bakalan seneng kalau kamu berhasil.

Kalau mengeluh kuatir dengan tes SKB bakal gimana-gimana. bayangin aja kalau lo mengeluh karena susah cari kerja. Sumpah itu lebih dark sih.

Semangat belajar !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *